Jumat, 04 April 2014

Bangkok Where to go: Grand Palace



Sawasdee kha!


Pheeww... It took a long time ternyata ya untuk menulis sebuah blog itu. Sebelum post, rasanya selalu ada saja yang kurang sama tulisan saya. Tidak pede. Ok, i’ll start to tell you my journey to Bangkok. Back in November 2010, when i did my join studio project with Thammasat University, with my 35 friends, we visited Bangkok for field trip. Saat itu, adalah pertama kalinya saya pergi ke negara orang bersama hampir seperempat teman kuliah saya. Perjalanan ini seperti kunjungan balasan kepada teman-teman kami dari Thammasat University yang pada 5 bulan sebelumnya mengunjungi Semarang (Saya kuliah di Universitas Diponegoro, Semarang) untuk melakukan hal yang sama. I haven’t been to Bangkok before, so that feeling of excitement came since a month before departure!

Kami semua sudah dibuat “amazed” dengan arsitektur Bandara Suvarnabhumi begitu kami mendarat di Bangkok. Saat itu, hari sudah malam, sehingga kemegahan Bandara Suvarnabhumi semakin terlihat dengan menyalanya lampu-lampu di terminal kedatangan.

Beautiful Light



Kedatangan kami langsung disambut dengan teman-teman dari Thammasat University dengan spanduk lebar bertuliskan “welcome to Thailand, our friends from Undip” sayang saya lupa untuk mengabadikan spanduk tersebut. Kami langsung diantarkan menuju dorm dan beristirahat. Saat pagi tiba, kami bersiap-siap karena kami akan mengunjungi.... Grand Palace. Setiap wisatawan yang pergi ke Bangkok, pasti akan mengunjungi tempat ini. Grand Palace has been the official residence of the Kings since 1782. Tapi sekarang, Grand Palace hanya digunakan untuk official events. Warna bangunan di komplek ini mayoritas memiliki nuansa keemasan yang terlihat mewah dan megah. Kompleks istana ini terdiri dari beberapa bangunan: Wat Phra Kaew (The Temple of The Emerald Budha), Phra Thinang Amarin Winitchai, Phra Thinang Chakri Maha Prasat, dan masih banyak lagi (yang tentunya memiliki nama-nama yang sulit untuk diucapkan oleh lidah orang Indonesia).

Wat Phra Kaew seen from outer court

Such a beautiful windows


Salah satu sudut eksterior dari bangunan the Phra Thinang Amarin Winitchai yang sangat cantik.





Sayang, saat saya berkunjung, sedang dilakukan renovasi diberbagai sudut, sehingga sedikit mengganggu kemegahan bangunan-bangunan di kompleks Grand Palace ini.


The kind of things you need to know before you get there is the rules, restrictions, and.... dress code. Ada aturan, baik untuk pria maupun wanita yang mau mengunjungi Grand Palace. Kita dilarang menggunakan pakaian terbuka dan ketat ketika akan memasuki kompleks Grand Palace. Anda juga dilarang menggunakan sandal jepit. Hal ini dikarenakan kompleks Grand Palace ini merupakan kuil suci untuk umat budha. But, considering the high temperature in Bangkok, instead of wearing long sleeves and trousers, akan lebih menyenangkan menggunakan pakaian yang tipis dan pendek. Apabila anda terlanjur memakai pakaian terbuka, tipis dan ketat, tidak perlu khawatir, karena disediakan kain sarung dan celana yang disewakan kepada para turis untuk menutupi pakaian tipis anda dengan memberikan deposit sebesar 200 Baht. Uang itu nantinya akan dikembalikan saat kita mengembalikan sarung atau celana yang kita pinjam.

There are several places dimana kita tidak boleh mengambil gambar, seperti di tempat ibadah. Biasanya akan banyak papan bertuliskan "no picture inside", "leave your drink outside, please", take off your shoes" dan lain sebagainya, so please give your attention for every sign inside the palace, karena bagaimanapun juga ini adalah tempat suci bagi umat budha dan kita harus menghormatinya, bukan?




Jadi, saat anda baru pertama kali berwisata ke Bangkok, Grand Palace is a must visit place in Bangkok. Kita tidak akan merasa kecewa dengan kompleks bangunan ini, meskipun panasnya kota Bangkok yang sangat menyengat, keindahan setiap bangunannya mampu membuat siapa saja yang datang merasa takjub. 

Khawp khun kha!

Mia Wilis - Went to Bangkok in 2010

Notes:

  • Grand Palace is located at Na Phra Lan Road, Old City (Rattanakosin)
  • Opens daily from 8.30 am - 3.30 pm
  • Ticket price: 200 Baht (include Vimanmek Palace and Abhisek Dusit Throne Hall entry ticket)
 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar